Sampel Makanan Terkontaminasi Bakteri

Sampel Makanan Terkontaminasi Bakteri

Sampel makanan MGB terkontaminasi bakteri Escherichia coli, Clostridium sp. dan Staphylococcus

alt sampel makanan terkontaminasi

Hasil uji laboratorium kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dialami 379 siswa dari 4 SMP di Mlati, Sleman, pada Rabu (13/8) silam, telah keluar. Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama, menyebut ada tiga bakteri yang ditemukan dalam sampel makanan dan muntahan korban, yaitu Escherichia coli, Clostridium sp, dan Staphylococcus.

“Keracunan pangan yang terjadi di Kecamatan Mlati kemarin itu masih dimungkinkan karena cemaran dari bakteri Escherichia coli, kemudian Clostridium sp, dan Staphylococcus,” kata Cahya, saat ditemui awak media di kantornya, Selasa (26/8).

Ia menambahkan, pemeriksaan dilakukan pada rawon, nasi, lalapan, muntahan, hingga feses korban.

Cahya menjelaskan, ketiga bakteri tersebut dapat masuk ke tubuh melalui makanan yang tidak higienis.

“Biasanya melalui makanan, makanan yang terkontaminasi atau yang tidak bersih,” ujarnya.

Namun, ia menekankan hasil ini masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut melalui penyelidikan epidemiologi di lapangan. Dinkes Sleman juga memberikan sejumlah rekomendasi pencegahan.

“Kami himbau kepada masyarakat jika memasak dalam jumlah besar, pastikan waktu memasak hingga makanan dimakan tidak lebih dari 4 jam,” kata Cahya.

Ia juga mengingatkan agar distribusi makanan dilakukan terpisah sesuai kloter agar tidak tercampur.

Referensi