Blog

Tren Jumlah Mahasiswa dan Dosen Indonesia 2019-2024

Jumlah dosen turun

alt jumlah dosen di Indonesia menurun alt jumlah mahasiswa bertambah Grafik rasio dosen/mahasiswa: alt jumlah mahasiswa bertambah

Sebagai perbandingan, jumlah dosen di Malaysia relatif konstan di 31000 https://open.dosm.gov.my/data-catalogue/lecturers_uni

Kode #

Berikut ini kode python untuk membuat grafik jumlah dosen & mahasiswa

import matplotlib.pyplot as plt
import numpy as np
year=[2019,2020,2021,2022,2023,2024,]
dosen_ptn = [80023,80653,82608,85612,86675,80543,]
mhs_ptn=[2928403,2994015,3205606,3379828,3642030,3883585,]

counter=0;
rasio=[]
for d in dosen_ptn:    
    r=mhs_ptn[counter]/dosen_ptn[counter]
    rasio.append(r)
    counter=counter+1
	
# contoh dari https://matplotlib.org/stable/gallery/subplots_axes_and_figures/subplots_demo.html

fig, axs = plt.subplots(3)
fig.suptitle('Jumlah dosen dan mahasiswa PTN')
axs[0].plot(year,dosen_ptn,'r',label="dosen PTN")
axs[0].set_ylim((0,90000))
axs[0].grid()
axs[0].legend()
axs[1].plot(year,mhs_ptn,'g',label="mahasiswa PTN")
axs[1].set_ylim((0,4000000))
axs[1].grid()
axs[1].legend()
axs[2].plot(year,rasio,label="rasio mahasiswa/dosen")
axs[2].set_ylim((30,50))
axs[2].grid()
axs[2].legend()
fig.tight_layout()
plt.savefig("rasio-dosen-mahasiswa-ptn.jpg")

Sumber #

SIARAN PERS PERNYATAAN LPEM FEB UI ATAS AKSI MASSA DAN ASPIRASI PUBLIK UNTUK PERBAIKAN KONDISI EKONOMI SOSIAL

Ringkasan #

Berikut adalah langkah-langkah konkret jangka pendek untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat, memperbaiki daya beli, dengan tetap menjaga kapasitas fiskal negara yang sehat:

  1. Program yang memerlukan anggaran besar, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih (KMP), perlu melalui proses siklus kebijakan yang benar, seperti penyusunan peta jalan, uji coba, evaluasi dan memberikan prioritas, khususnya bagi anak sekolah dari keluarga yang paling membutuhkan atau kelompok yang benar-benar membutuhkan.
  2. Membatalkan pengurangan dana transfer ke daerah. Berbagai kebijakan dan program pemerintah daerah yang bersinggungan langsung dengan masyarakat akan terdampak. Hal ini disebabkan kapasitas pendapatan asli daerah yang tidak merata sehingga penurunan kapasitas anggaran akan langsung terasa di masyarakat.
  3. Perampingan birokrasi melalui penghentian pembuatan kementerian/badan baru dan/atau sebaiknya menggabungkan kementerian/badan yang telah ada. Perampingan ini dibutuhkan bukan hanya untuk efisiensi anggaran tetapi juga untuk efektivitas pengambilan kebijakan.
  4. mengembalikan fungsi utama pemerintah dalam tata niaga beras sebagai stabilisator harga, bukan hanya memenuhi cadangan pangan. Harga sembako yang tidak terjaga telah cukup meresahkan banyak masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah.
  5. Meluncurkan program padat karya jangka pendek yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperbaiki fasilitas umum, seperti perbaikan infrastruktur pengairan dan jalan umum.
  6. Membuat kebijakan yang juga menyasar kelompok kelas menengah, seperti akses terhadap kredit, pendidikan, transportasi publik, dan kesehatan. Kelompok kelas menengah tidak menjadi penerima bantuan sosial termasuk subsidi pemerintah, tetapi terbebani untuk membayar cicilan, tagihan, dan kebutuhan sehari-hari.
  7. Mengevaluasi sistem remunerasi pejabat negara. Bonus dan tunjangan anggota DPR dan juga pejabat negara bersifat variabel, tergantung pencapaian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
  8. Transparansi data ekonomi dan diseminasi perubahan metode yang terjadi, agar pelaku ekonomi dapat mengambil keputusan secara tepat tanpa mengabaikan validitas data statistik yang selama ini digunakan, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik dalam negeri maupun internasional.
  9. Memperbaiki komunikasi kebijakan publik dengan mengedepankan kepercayaan dan menghargai pandangan serta aspirasi yang berkembang di masyarakat untuk perbaikan kondisi sosial ekonomi. Pemerintah juga mesti memiliki empati dan mau untuk mendengarkan masukan yang disampaikan oleh masyarakat.

alt siaran pers LPEM FEB UI alt siaran pers LPEM FEB UI

Mass protest and the two worlds of Indonesian politics

August’s anti-government protests highlight the growth of a subculture of street protest that echoes the anti-Suharto activism of the 1990s. In opposing the new form of patronage politics Reformasi gave rise to, today’s protesters pursue goals no less daunting than those of the movement that brought down the New Order.

The wave of protests that swept through Indonesian cities and towns last week bore more than a few resemblances to those that brought down the Suharto regime in 1998.

Perusahaan CEO Danantara Rosan Roeslani Didakwa Terlibat Korupsi PT Asabri Rp22 Triliun

JAKARTA – PT Recapital Asset Management jadi sorotan dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan dana investasi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) periode 2012–2020 yang sudah memasuki tahap persidangan.

PT Recapital Asset Management masuk 10 perusahaan manajer investasi (MI) yang ditetapkan sebagai terdakwa korporasi. Kasus ini diduga merugikan negara hingga Rp 22,78 triliun.

Berdasarkan data Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sepuluh MI yang menjadi terdakwa adalah:

  1. PT OSO Manajemen Investasi
  2. PT Victoria Manajemen Investasi
  3. PT Millenium Capital Management
  4. PT Recapital Asset Management
  5. PT Pool Advista Aset Manajemen
  6. PT Asia Raya Kapital
  7. PT Maybank Asset Management
  8. PT Corfina Capital
  9. PT Aurora Asset Management
  10. PT Insight Investments Management

Sorotan publik tertuju pada PT Recapital Asset Management karena keterkaitannya dengan Menteri Investasi dan Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, serta Sandiaga Salahuddin Uno.

Pernyataan Universitas Islam Indonesia Terhadap Meninggalnya Affan Kurniawan

Pernyataan Sikap Universitas Islam Indonesia #

Kita Semua adalah Affan Kurniawan #

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar Universitas Islam Indonesia (UII) menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, seorang anak bangsa yang menjadi tulang punggung keluarga yang kehilangan nyawanya akibat tindakan aparat keamanan. Kepergiannya mencerminkan potret getir rakyat kecil di tengah situasi ekonomi yang kian menghimpit, serta represivitas negara dalam merespons suara kritis warganya. Kita semua berpotensi menjadi Affan Kurniawan. Di kota lain, beberapa nyawa juga sudah melayang.

Pernyatan Universitas Indonesia Terkait Aksi Massa

Teks #

Pernyataan Pimpinan UI Terkait Aksi Massa dan Perkembangan Politik Belakangan

Depok, 31 Agustus 2025

Sehubungan dengan perkembangan situasi yang terjadi di seluruh Indonesia saat ini, kami sivitas akademika Universitas Indonesia menyampaikan pernyataan sebagai berikut:

  1. Mengimbau agar seluruh masyarakat Indonesia bisa tenang dan menahan diri.
  2. Meminta seluruh lapisan masyarakat agar bisa menyampaikan aspirasinya dengan baik serta mencegah terjadinya penjarahan dan perusakan fasilitas publik yang dapat merugikan masyarakat, bangsa, dan negara.
  3. Meminta tindakan tegas dan penegakan hukum yang dilaksanakan tanpa tebang pilih untuk mengembalikan kepercayaan publik.
  4. Adanya kebijakan ekonomi pro-rakyat yang menyejahterakan dan mengurangi beban hidup masyarakat.
  5. Menjaga persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa dari perpecahan.

Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU.

Pernyataan Sikap Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Terhadap Dinamika Sosial-Politik Yang Sedang Berkembang

Beberapa hari ini kita merasa prihatin dan sakit menyaksikan kekerasan dan tindakan anarkis di beberapa daerah di negara kita tercinta. Situasi ini kiranya terjadi karena ada kekecewaan besar terhadap perkataan, perbuatan, dan kebijakan yang tidak bijaksana dan tidak adil (pro rakyat) yang dibuat oleh pribadi atau institusi pemerintah, wakil rakyat, dan aparat tertentu. Sebagai warga negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, marilah kita mawas diri, menahan diri, dan melakukan aksi nyata yang membuahkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh rakyat Indonesia. Baca Juga: Menyikapi Situasi Terkini di Tanah Air, Uskup Banjarmasin Sampaikan Tiga Pesan kepada Umatnya

Arahan Nadhlatul Ulama Menyikapi Dinamika Unjuk Rasa di Berbagai Daerah

Isi surat #

Nomor : 4381/PB.01/A.II.08.47/99/08/2025 Lampiran : - Perihal : Arahan Menyikapi Dinamika Unjuk Rasa di Berbagai Daerah Jakarta, 06 Rabi’ul Awal 1447 H 30 Agustus 2025 M Kepada Yang Terhormat,

  1. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama se-Indonesia
  2. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se-Indonesia di-Tempat

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Teriring doa serta salam, semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan pertolongan kepada kita. Amin. Dalam rangka turut menjaga kondusifitas dan stabilitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dengan ini menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama sebagai berikut: