DPR

Komentar Terhadap RUU TNI

DPR

Koordinator Pelaksana Gerakan Nurani Bangsa (GNB) Alissa Qotrunnada Wahid menyebut bahwa Revisi Undang-Undang (RUU) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dapat melemahkan profesionalitas tentara. https://www.nu.or.id/nasional/gerakan-nurani-bangsa-sebut-ruu-tni-lemahkan-profesionalitas-tentara-aQ82P?ref=blog.kabarkita.org

Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) menyatakan menolak rencana Revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI). OMS menegaskan bahwa RUU TNI berpotensi mengancam supremasi sipil, mempolitisi militer, serta mengabaikan masalah integritas dan akuntabilitas internal TNI yang telah berlangsung lama. https://www.nu.or.id/nasional/organisasi-masyarakat-sipil-tolak-ruu-tni-karena-mengancam-tata-pemerintahan-demokratis-4IaBJ?ref=blog.kabarkita.org

Jaringan Gusdurian menolak Revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) yang berpotensi menghidupkan kembali dwifungsi TNI/Polri. https://www.nu.or.id/nasional/gusdurian-tolak-ruu-tni-prajurit-aktif-harus-fokus-pertahanan-bukan-pemerintahan-159jS?ref=blog.kabarkita.org

Daftar Nama Anggota Panja RUU TNI

DPR

alt daftar nama anggota Panja RUU TNI

Berikut daftar lengkap anggota DPR yang tergabung Panja RUU TNI berdasarkan fraksi dan daerah pemilihannya

Ketua Panja RUU TNI: Drs. Utut Adianto (Jateng VII - Fraksi PDIP)

Wakil Ketua Panja RUU TNI:

Dave Akbarshah Fikano Laksono (Jabar VIII - Fraksi Golkar)
G. Budisatrio Djiwandono (Kaltim - Fraksi Gerindra)
Ahmad Heryawan (Jabar II - Fraksi PKS)
Anton Sukartono Suratto (Jabar VI - Fraksi Demokrat) 

Fraksi PDI Perjuangan (PDIP)