Makanan

Produksi Kopi Rendah

Produksi kopi Indonesia terbilang rendah. Penyebabnya antara lain:

  • kurangnya penggunaan pupuk
  • material penanaman berkualitas buruk
  • kurang perawatan di kebun Kopi
  • cuaca yang kurang mendukung

Yields Indonesia coffee crop yields are commonly low in terms of potential and compared with other major producing countries. Robusta yields vary by region, but generally range between 700-1,000 kg per ha. Arabica crop yields are higher relative to Robusta due to better inputs and planting materials from price premiums for Arabica. The lower yields of Robusta crops are often the result of the limited use of fertilizer or crop protection inputs, the poor quality of planting materials, and the absence of extension services in many areas. Weather also plays an important factor, as heavy rainfall and strong winds may threaten various stages of development. Sourde: https://apps.fas.usda.gov/newgainapi/api/Report/DownloadReportByFileName?fileName=Coffee%20Annual_Jakarta_Indonesia_ID2023-0012.pdf

Sampel Makanan Terkontaminasi Bakteri

Sampel makanan MGB terkontaminasi bakteri Escherichia coli, Clostridium sp. dan Staphylococcus

alt sampel makanan terkontaminasi

Hasil uji laboratorium kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dialami 379 siswa dari 4 SMP di Mlati, Sleman, pada Rabu (13/8) silam, telah keluar. Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama, menyebut ada tiga bakteri yang ditemukan dalam sampel makanan dan muntahan korban, yaitu Escherichia coli, Clostridium sp, dan Staphylococcus.

“Keracunan pangan yang terjadi di Kecamatan Mlati kemarin itu masih dimungkinkan karena cemaran dari bakteri Escherichia coli, kemudian Clostridium sp, dan Staphylococcus,” kata Cahya, saat ditemui awak media di kantornya, Selasa (26/8).